Pernahkah penasaran apakah sistem sekolah di Amerika sama dengan di Indonesia? Jawabannya tidak persis sama. Di Indonesia memiliki wajib belajar 12 tahun sedangkan di Amerika ada K-12 singkatan dari ­pre-kindergarten alias sebelum taman kanak-kanak sampai kelas 12. Pendidikan di Amerika di sediakan dalam bentuk sekolah umum/negeri, swasta dan homeschooling.

Dimana K-12 ini merupakan hal yang wajib diikuti oleh siswa di Amerika Serikat. Walaupun begitu jenjang pendidikan bisa berbeda tergantung kebijakan setiap Negara Bagian. Jumlah sekolah yang berdiri di Amerika Serikat adalah 14.000 dan pemerintah menyediakan dana khusus untuk keperluan sekolah. Dana sebesar $500 triliun dialokasikan untuk pembangunan dan sebagainya.

1. Jenjang Pendidikan

Pada dasarnya siswa bisa bersekolah di sekolah umum secara gratis sampai jenjang kelas 12. Hal ini memang sudah menjadi sistem sekolah di Amerika. Siswa Amerika mulai bersekolah pada usia 5-6 tahun dari jenjang taman kanak-kanak sampai lulus kelas 12. Jenjang pendidikannya adalah pra sekolah, pendidikan dasar dan pendidikan menengah.

Pada umumnya pendidikan dasar dimulai dari kelas 1 sampai kelas 5 dan pendidikan menengah di bagi dua yaitu pendidikan menengah junior dan pendidikan menengah senior. Pendidikan menengah junior dimulai dari kelas 6 sampai kelas 9 dan pendidikan menengah senior dimulai dari kelas 9 sampai dengan kelas 12.

2. Sistem Penilaian

Sama seperti di Indonesia wali kelas akan memberikan nilai dan diisi di buku raport. Perbedaannya guru tidak memberikan nilai menggunakan skala angka tapi skala huruf A sampai dengan F. Umumnya sekolah disana tidak menggunakan huruf E, hanya ada nilai A,B,C,D dan F. Dengan A sebagai nilai tertinggi dan F sebagai nilai terendah.

Skala nilai A untuk skor dari 90-100, nilai B untuk skor dari 80-89,9 sedangkan nilai C untuk skor 70-79,9 untuk nilai D dengan skor 60-69,9 dan nilai F dengan skor 0-59,9. Namun, ada beberapa sekolah yang diperbolehkan untuk menggunakan cara penilaian yang berbeda seperti menggunakan simbol dan huruf yang lain.

3. Pendidikan Pra-Sekolah dan Pra-Taman Kanak-Kanak

Di Indonesia dikenal dengan pendidikan anak usia dini sedangkan di Amerika dikenal sebagai pendidikan pra-sekolah. Sedikit membingungkan memang tapi jika dilihat dari usia yaitu  2,5 tahun sampai dengan 4,5 tahun, maka hal tersebut adalah sama. Pada usia tersebut disediakan kelas atau sekolah untuk anak-anak siap masuk ke taman kanak-kanak.

Sedangkan pra-taman kanak-kanak biasanya untuk usia 4,5 tahun sampai dengan 5 tahun. Pembelajaran yang diberikan adalah pelajaran dasar yaitu seni, musik, sains, bermain, membaca, matematika dasar dan tentu saja bersosialisasi. Membangun kepercayaan diri dan keahlian sosial anak-anak tersebut agar bisa mandiri dan siap masuk ke dunia sekolah.

4. Pendidikan Primer

Pendidikan primer dimulai dari taman kanak-kanak sampai dengan kelas 5 namun, ada yang hanya sampai kelas 4, kelas 6 dan kelas 8 tergantung kebijakan negara bagian tersebut.  Biasanya siswa akan berada di kelas yang sama dari awal sampai pulang, sama seperti di sekolah-sekolah Indonesia. Kecuali pelajaran olahraga, musik dan seni.

Sedangkan untuk kurikulumnya sendiri tergantung dari kebijakan di setiap negara bagian. Namun pada dasarnya siswa akan belajar matematika, ilmu pengetahuan, bahasa Inggris terdiri dari grammar, ejaan dan kosakata. Serta dikhususkan untuk membaca buku sampai akhir semester lalu diuji dengan menulis ringkasan dari buku yang telah dibaca.

5. Pendidikan Sekunder

Pendidikan sekunder dimulai dari pendidikan menengah yang dibagi dua pendidikan menengah junior dan pendidikan menengah senior. Sama seperti pendidikan primer, semua variasi kurikulum dibuat berdasarkan kebijakan di negara bagian tersebut. Jika sebelumnya siswa ditempatkan di satu kelas untuk semua pelajaran maka untuk pendidikan sekunder memiliki sistem kelas berpindah.

Dimana siswa berpindah ke kelas lain sesuai mata pelajaran yang dipilihnya. Pada jenjang ini ada pelajaran yang wajib diambil dan pelajaran atas pilihan sendiri.  Mata pelajaran wajib yaitu ilmu pengetahuan, matematika, bahasa Inggris dan olahraga. Sedangkan mata pelajaran pilihan adalah jurnalis, atletik, komputer, karir dan pendidikan teknis dan bahasa asing.

Untuk tingkat yang lebih tinggi seperti universitas biasa disebut pendidikan tinggi (higher education). Sistem sekolah di Amerika sepertinya tidak jauh berbeda dari Indonesia. Tapi, jika ditilik lebih lanjut guru dari negara Paman Sam ini mewajibkan siswanya untuk membaca buku seperti novel sejarah dan biografi. Hal yang harusnya dijadikan contoh untuk siswa-siswi disini.